Novel ini merupakan kelanjutan novel sebelumnya yang berjudul Di Antara Dua Sujud. Dalam buku Bumi Surga, diceritakan sosok utama yaitu Furqon yang merasa ada sesuatu yang hilang dalam dirinya. Dan perasaan itulah yang mendorong Furqon untuk pergi ke Jepang. Perjalanan Furqon ke negeri sakura dipenuhi dengan cerita yang luar biasa.
Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan. Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan. Untuk kita, yang hanya berani menulis